Sunday, June 26, 2016

Tarawih, 11 Raka'at Atau 23 Raka'at?



Assalamualaikum wr. wb.
Dalam menghadapi bulan suci ramadhan pasti terdapat sebuah persilisihan ditengah-tengah umat muslim, mengenai jumlah rakaat dalam shalat sunnah tarawih, apakah 11 rakaat atau 23 rakaat?
Mungkin pertanyaan itu terdapat dibenak kalian bukan?
Melalui postingan ini insyaallah saya dapat membantu menghilangkan rasa penasaran kalian mengenai jumlah rakaat shalat sunnah tarawih, yang mungkin menjadi perbincangan kalian semua.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Sahih Al Bukhari mengenai hadits shalat no 472
Dikatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa melakukan shalat malam sebanyak 2 rakaat, 2 rakaat dan
2 rakaat begitu seterusnya. Jika seseorang dari kalian khawatir akan masuk waktu shubuh, hendaklah ia tutup dengan
witir 1 rakaat. Sehingga jumlah keseluruhannya ganjil.

Jadi kalian bisa melakukannya berapapun, lalu kemudian ditutup dengan witir supaya ganjil. sehingga terkait dengan
jumlah rakaat, kalian bisa melakukannya berapapun.

Namun jumlah raka'at yang biasa Rasulullah lakukan, seperti yang disebutkan dalam sebuah hadits:
Sahih Al Bukhari mengenai hadits Tahajjud no 1147
Dari 'Aisyah radhiallaahu anha, beliau berkata:
"Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah menambah shalat malam di bulan ramadhan dan bulan lainnya lebih
dari 11 raka'at. Beliau melakukan shalat empat raka'at, maka jangan tanyakan mengenai bagus dan panjangnya.
Kemudian beliau melakukan shalat empat raka'at lagi dan jangan tanyakan mengenai bagus dan panjangnya.
Kemudian beliau melakukan shalat tiga raka'at."

Jadi 8 raka'at tarawih ditambah 3 raka'at witir. jadi jumlahnya 11 raka'at.

Namun, jika kalian membaca pengalaman dari Salaf ash-Sholih. 3 Generasi awal yaitu, Sahabat, Tabi'in (Murid-muridnya
sahabat) dan atba'ut-tabi'in (Murid-muridnya Tabiin), dalam sebuah riwayat bahwa mereka melakukan tarawih ada
yang 11 raka'at, 19 raka;at, 23 raka'at, 36 raka'at, bahkan ada yang sampai 39 raka'at.
Dan jika kalian mambaca kitab: Musannaf Ibn Abi Shaibah halaman 165-166
"Para tabi'in melakukan sholat tarawih di bulan ramadhan berjumlah 23 raka'at." Bahkan ditempat lain ada yang
malaksanakan 36 raka'at.

Berdasarkan keumuman perkataan Rasulullah:
"Shalat malam itu 2 raka'at, 2 raka'at..." lalu ditutup dengan 1 witir.

Seperti disebutkan dalam hadits diatas 'Sahih Al Bukhari mengenai hadits shalat no 472' Jadi kalian boleh melakukannya
berapapun 2 raka'at, 2 raka'at lalu ditutup dengan 1 witir.

Namun jika engkau ingin mengikuti sunnah Rasulullah, maka Rasulullah biasa melakukannya 8 raka'at ditambah
3 raka'at witir.

Jadi jika anda bertanya mana yang boleh? Maka semuanya boleh.
8, 10, 20, 36 raka'at tidak masalah, ditutup dengan witir.

Kesimpulannya boleh-boleh saja melakukannya berapapun yang kita inginkan, namun sunnah rasulullah melakukannya delapan
raka'at, ditambah 3 raka'at witir, maka mengenai 11 raka'at atau 23 raka'at ini tidak jadi masalah, tidak perlu diperdebatkan,
serta tidak perlu menjadi bahan perselisihan.

Semoga artikel ini dapat mambantu kalian semua.

Terima kasih,
Wasallamualaikum wr. wb.

Dikutip dari dialog Dr. Zakir Naik dan Yusuf Chambers.

No comments:

Post a Comment