Wednesday, June 29, 2016

12 Makanan Favorit Rasulullah

1. Kurma, alasan Rasulullah menyukai buah tersebut baik karena rasanya yang nikmat juga karena manfaat dan kunggulannya. Tak heran jika beliau menyarankan umat Muslim untuk mengonsumsi buah kurma.

2. Barley, menurut sunnah Nabi buah ini baik untuk mengatasi demam jika dimasak dalam bentuk sup.

3. Buah Ara, Nabi Muhammad  SAW mengatakan buah ara merupakan buah dari surga, penyembuh bagi wasir.

4. Anggur, memberikan manfaat untuk memurnikan darah, memberi tenaga dan kekuatan pada ginjal serta dapat membersihkannya.

5. Melon, Nabi Muhammad SAW mengatakan tak ada wanita yang ketika hamil memakan melon lalu tak melahirkan anak yang berkarakter baik.

6. Madu, madu dapat menyembuhkan diare jika dicampur dengan air hangat, madu juga dapat menyembuhkan penyakit lainnya.

7. Jamur, merupakan penyembuh terbaik untuk gangguan mata, jamur juga bisa dijadikan pengontrol kehamilan.

8. Susu, menurut Nabi Muhammad SAW susu dapat menyingkirkan panas dari hati, serupa mengusap keringat dari alis. Susu memperbarui energi untuk otak dan membuat ingatan jadi lebih baik.

9. Air, Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan, saat haus, minumlah air dalam sedikit tegukan, jangan menelan dalam jumlah banyak. Meminum air langsung dalam jumlah banyak bisa berdampak buruk bagi lever.

10. Delima, Nabi Muhammad SAW mengatakan buah ini bisa membersihkan jiwa dari pengaruh buruk dan setan selama 40 hari.

11. Minyak Zaitun, buah ini baik bagi kesehatan kulit dan rambut bermanfaat juga menunda penuaian dini dan meredakan sensasi terbakar dalam perut.

12. Cuka, yang terakhir ini memang agak sedikit aneh, namun Nabi Muhammad SAW biasa mencampurnya dengan minyak zaitun, uniknya campuran tersebut kini populer sebagai salah satu bumbu di restoran Italia.

Original Artikel

Review Gp Assen Belanda: Banyak Pembalap Terjatuh Kinerja Ban Michelin Disorot


ASSEN - Selain karena dimenangkan pembalap satelit, Jack Miller, GP Belanda 2016 menjadi sorotan lantaran sejumlah pembalap di sana terjatuh. Dalam kondisi trek licin, performa Ban Michelin kembali jadi sorotan.

Musim ini merupakan kali pertama Michelin kembali jadi pemasok resmi ban balap MotoGP. Sebelumnya kita tahu ada Bridgstone yang hampir tujuh tahun terakhir memasok karet ban untuk digunakan pembalap selama race berlangsung.

Race kedelapan musim ini yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (26/6/2016) lalu berlangsung dalam keadaan hujan lebat. Trek tergenang air dan jarak pandang terbatas.

Akibatnya banyak pembalap yang terjatuh saat melakoni lomba. Setidaknya tujuh pembalap gagal menyelesaikan balapan di sirkuit berjuluk The Cathedral tersebut.

Banyaknya jumlah pembalap yang jatuh, telah memicu spekulasi bahwa Michelin berperan dalam insiden tersebut. Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso yang menjadi salah satu pembalap yang jatuh, mengamini hal tersebut.

"Alasan kenapa kami dan para pembalap lainnya terjatuh adalah ban depan. Itu tidak bekerja dengan baik dan saya percaya semua orang menggunakan ban depan yang sama dengan di balapan pertama pada balapan kedua," kata Dovizioso dikutip Motorsport.

Dovizioso mengatakan kurang maksimalnya kinerja ban depan lantaran efek dari penggunaan ban lembut di belakang. Menurut dia, cengkraman yang dihasilkan dari ban belakang menimbulkan masalah bagi ban depan.

"Saya merasa aneh karena ada banyak pembalap terjatuh karena masalah di ban depan. Dalam banyak kesempatan di musim ini, pembalap bisa menang karena pembalap yang lebih cepat terjatuh," ujar Dovizioso mengakhiri.

Balapan kedelapan di Sirkuit Assen dimenangkan Jack Miller disusul Marc Marquez dan Scott Redding dari Pramac. Pada balapan tersebut, sejumlah pembalap diantaranya Dovizioso, Valentino Rossi, Andrea Iannone, Cal Crutchlow dan Dani Pedrosa terjatuh. 

Credit: http://sports.sindonews.com

Janur Bidik Posisi 4 Besar Di Putaran Pertama

Dipercaya lagi menahkodai Persib, Jajang Nurjaman langsung mematok misi pribadi untuk mengembalikan Maung Bandung ke jalur juara. Dia berhasrat membawa timnya perlahan merangkak naik ke posisi 4 besar di paruh musim pertama. Menurutnya target itu masih masuk akal karena selisih poin dengan Madura United yang berada di peringkat 4 hanya 5 poin. Meski dia sadar tugas itu tidak mudah karena cukup banyak lawan sulit di depan.

“Kalau lihat posisi seperti ini 4 besar lah supaya putaran kedua kita tidak terlalu berat. Meski lawan yang sudah dilalui banyak tim papan bawah jadi tugas kita relatif berat kan lawannya top level yang belum ketemu sama kita,” terang Jajang ketika diwawancara di kediamannya, Selasa (28/6).

Untuk mewujudkan targetnya di putaran pertama, pria yang karib disapa Janur tersebut siap melakukan banyak perubahan di tim. Baginya sistem bermain Persib yang berubah saat ditangani Dejan Antonic karena bermain lebih menunggu tidak cocok dimainkan oleh Atep dan kolega. Pria berusia 58 tahun itu juga menyebut permutasi pemain sehabis menyerang perlu dibenahi supaya serangan balik lawan bisa lebih diredam.

“Sampai kemarin masih terlalu banyak melakukan long passing kemudian transisi terutama dari menyerang ke bertahan. Itu sayang banget padahal saya sudah ingatkan Herrie,” tutur Janur.

Langkah pertama dalam upaya Janur mengembalikan reputasi Persib akan dimulai pada Sabtu (2/7) mendatang ketika menjamu PSM Makassar. Janur menyebut sebagai pelatih yang baru menjabat lagi, dia butuh waktu untuk membuat pasukannya nyetel dengan taktik miliknya. Menyambut debut comeback-nya, Janur pun memprediksi dia akan menghadapi banyak kendala berarti.

“Masalah pasti ada karena waktu mepet dan itu pasti jadi masalah. Pasti ada yang tidak maksimal lah,” papar Janur.

Credit: http://simamaung.com

Janur Kembali Pimpin Tim Persib



Usai kalah dari Persegres Gresik United 2-1 Persib Bandung resmi menunjuk lagi Jajang Nurjaman sebagai pelatih kepala . Hal itu diungkapkan langsung oleh manajer tim, Umuh Muchtar saat tiba di Bandara Husein Sastranegara, Selasa (28/6). Saat ini posisi head coach diisi sementara oleh Herrie Setiawan dan sejak Rabu (29/6) besok pria asal Majalengka tersebut mulai kembali duduk di kursi singsasannya.

“Jajang segera ditarik, secepatnya mungkin besok udah mulai latihan dan sudah ditarik sekarang, besok pun juga. Ya dia sudah jadi pelatih utama,” terang Umuh ketika ditemui awak media.

Alasan Umuh memulangkan Jajang ke kursi panas sebagai pelatih karena dia melihat Persib butuh figur pemimpin di tim. Sejauh ini Umuh melihat Herrie bukan tidak mempunyai kemampuan dalam meracik strategi, namun Janur punya kharisma dalam menangani sebuah tim. Tangan dinginnya pun terbukti mampu memberikan total 4 trofi bagi Maung Bandung dan sukses mengakhiri puasa gelar selama 19 tahun.

“Kita Herrie kan asisten kalau Jajang kan pernah jadi pelatih kepala jadi kemampuannya sudah jelas. Kita kan harus ada yang tertuanya lah,” ujarnya.

Dengan ini Umuh pun mengatakan Janur batal diterbangkan ke Amerika Serikat untuk magang di DC United. Dia telah menghubungi langsung sang maestro akan segera bertemu guna membicarakan ikatan kerjasama di TSC 2016 kali ini. Secara lisan, Janur disebut Umuh sudah sepakat untuk membesut lagi Atep dan kawan-kawan secepatnya.

“Sudah dihubungi, Jajang segera merapat ketemu saya dan akan saya sampaikan semuanya. Dia siap lah,” tegasnya

Credit: http://simamaung.com

Tuesday, June 28, 2016

Review Gp Assen Belanda, Rossi: Aku Menekan Terlalu Banyak

Untuk ketiga kalinya pada tahun 2016 , Valentino Rossi menjauh dari putaran MotoGP ™ tanpa poin setelah kesalahan yang harus dia bayar.

Sebagai hasil dari naik di kelas utama sejak tahun 2000, Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) telah mambalap dalam segala kondisi cuaca. Ketika hujan datang sebelum dimulainya Motul TT Assen, 'The Doctor' Julukannya, tidak peduli setelah melihat kondisi cuaca sebelumnya. Dia memulai awal yang baik dalam balapan dan langsung memimpin, hanya saja ia mengakui tempat untuk Yonny Hernandez (Aspar Team MotoGP) yang jauh lebih sedikit kehilangan jarak dari Rossi dan cukup bisa untuk melaju. Andrea Dovizioso (Ducati Team) maka akan segera lolos juga. Rossi kemudian memutuskan sudah waktunya untuk melaju lebih cepat. Tapi baru saja ia mengambil langkahnya bendera merah melambai karena kondisi hujan lebat.

Setelah beberapa menit balapan dihentikan karena alasan cuaca, Race Direction kemudian memutuskan balapan ulang dengan 12 lap. Rossi memulai dengan awal yang baik dengan memimpin di posisi terdepan selama 2 lap, namun pada lap ketiganya kesialan menimpa rossi setelah ia menjadi korban akibat kondisi cuaca. Ia sempat berusaha untuk menghidupkan motornya  namun lagi-lagi ia tidak beruntung dan harus memutuskan kembali ke paddock.

Kini ia tertinggal 42 poin dari Marq Marquez yang memimpin dengan 145 poin dan tertinggal 18 poin dari Lorenzo di posisi kedua klasemen dengan 121 poin.

Berikut pernyataan Valentino Rossi dikutip dari laman Motogp
Valentino Rossi: “It’s a great shame considering our great level of speed and competitiveness this weekend with our bike at this track. We could have gotten some important points for the championship after a difficult weekend and we could have taken second place in the championship over Lorenzo, but unfortunately I made a mistake. In the second half I pushed too much while I already had a good advantage. On that lap I was trying to push to understand my level. In the second part of the race we started with a soft rear, which provides very good grip, but unfortunately I entered turn ten too fast. I think we had a good chance today, but with my mistake I threw away a lot of points. The distance, especially to Marquez, is quite big, but we need to continue working hard like this and try to be competitive also next time.”

Bagaimana Vaksin Dibuat?


Anda mungkin sudah tahu bahwa kegunaan vaksin adalah untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang mengancam jiwa. Tetapi Anda mungkin tidak tahu persis bagaimana vaksin dibuat.

Vaksin dibuat menggunakan virus penyebab penyakit atau bakteri, tetapi dalam bentuk yang tidak akan membahayakan anak Anda. Sebaliknya mereka malah melemah, dibunuh, atau bakteri tersebut akan mendorong sistem kekebalan tubuh bayi Anda untuk mengembangkan antibodi terhadap suatu penyakit.

Dilansir dari immunizeforgood, Senin (27/6/2016), vaksin dibuat melalui tiga langkah proses, yaitu:

Virus tumbuh di sel primer, salah satunya pada telur ayam untuk vaksin influenza.

2. Antingen diisolasi

Antigen diisolasi dari sel-sel yang akan digunakan untuk membuat vaksin.

3. Tambahkan adjuvant, stabilisator, dan bahan pengawet

Pada Vaksin Adjuvant berfungsi untuk meningkatkan respon imun terhadap antigen. Stabilisator berfungsi untuk meningkatkan kehidupan penyimpanan vaksin, dan bahan pengawet memungkinkan untuk penggunaan botol multi dosis pada vaksin.

Vaksin yang digunakan dalam program imunisasi, wajib atau yang dianjurkan dibagi atas empat golongan vaksin, yakni:
1. vaksin hidup (live attenuated)
2. vaksin yang tidak aktif (inactivated)
3. vaksin toxoid
4. vaksin rekombinan

Vaksin yang tidak aktif (inactivated) berisikan virus atau bakteri yang dibuat tidak aktif. Dapat terdiri dari seluruh komponen kuman atau sebagian komponen kuman. Vaksin influenza, rabies, hepatitis A, dan hepatitis B adalah contoh vaksin yang mengandung virus mati. Sementara vaksin yang mengandung bakteri mati misalnya vaksin pertusis (batuk rejan), Hib, kolera, dan meningokokus.

Selain itu, ada pula vaksin yang dibuat dari racun misalnya vaksin toksoid adalah vaksin yang dibuat dari racun (toksin) yang dilemahkan, contohnya adalah vaksin untuk tetanus dan difteri.

Credit: liputan6.com




Review: Gol Menit Akhir Musnahkan Angka PERSIB

Harapan PERSIB untuk memetik angka dari Persegres Gresik United harus musnah. Bertanding di Stadion Petrokimia Gresik, Senin (27/06/2016), Maung Bandung harus rela kalah 1-2 karena gol menit akhir lawan yang diciptakan Yusuf Effendi.

Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Patrick Daniel pada menit ke-29 sebelum akhirnya diselesaikan oleh Yusuf Efendi pada menit ke-90. Sementara gol balasan Maung Bandung diciptakan Tantan pada menit ke-82.

Tertinggal melalui gol Patrick Daniel di babak pertama, PERSIB langsung memburu gol penyama kedudukan usai dari ruang ganti. Lima menit babak kedua berjalan, kedua tim sama-sama mendapatkan peluang. PERSIB lebih dulu mendapatkannya melalui Atep dan memancing kiper keluar dari sarangnya. Namun ia terlalu terburu-buru.

Peluang yang kemudian dibalas dengan serangan balik oleh Persegres melalui umpan silang Eduardo. Bola tepat mengarah ke Patrick Daniel, namun sundulannya masih melebar di kanan gawang I Made Wirawan. PERSIB masih selamat.

Tak kunjung mendapatkan gol, caretaker pelatih PERSIB, Herrie Setyawan, kemudian melakukan rotasi. Ia menarik keluar Zulham Zamrun dan memasukkan Sergio van Dijk pada menit ke-54. Samsul pun kemudian lebih beroperasi di sayap demi ruang Sergio di kotak penalti.

PERSIB kemudian bertubi-tubi mendapatkan peluang melalui Robertino Pugliara, Samsul Arif dan tendangan bebas Sergio. Namun semuanya masih membentur pemain belakang Laskar Joko Samudro.

Pada menit ke-68, pergantian kembali dilakukan PERSIB. Kali ini Tantan masuk menggantikan Atep. Pergantian yang berbuah hasil karena Tantan kemudian menjadi penyelamat PERSIB dari kekalahan.

Gocekan Tantan dari sisi kiri sukses mengelabui dua pemain bertahan tuan rumah dan sebuah tendangan keras menyusur tanah dilepaskannya. Tendangan keras kaki kiri itu tak bisa dibendung dengan sempurna oleh kiper Sandy Firmansyah hingga melewati garis gawang. Skor sama kuat 1-1 di menit ke-82.

Namun torehan satu angka di depan mata itu harus musnah. Pada menit ke-90, berawal dari serangan balik Ghozali Siregar melepaskan tendangan keras. Bola memang masih bisa ditepis Made, tapi bola muntah mampu disambar Yusuf dan membuat laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persegres.

Hasil ini sendiri adalah kekalahan kedua PERSIB dalam laga tandang. Sebuah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Herrie Setyawan.

Susunan Pemain:
Persegres (4-2-3-1): M. Sandy Firmansyah; Ambrizal, Muhammad Rifqi, Romy Agustiawan, Supriyono; Riyandi Ramadhana, Eduardo Maciel, Inkyun Oh, Agus Indra; Ghozali Muharam Siregar, Patrick Daniel
PERSIB (4-2-3-1‎): I Made Wirawan (GK); Purwaka Yudhi, Vladimir Vojovic, Yanto Basna, Tony Sucipto; Kim, Taufiq; Atep © (Tantan 68'), Robertino Pugliara, Zulham Zamrun (Sergio van Dijk 54'); Samsul Arif

Credit: persib.co.id